PELATIHAN BELAJAR MENULIS PGRI Pertemuan Ke-5 dengan Tema "Menulis Membuatku Naik Kelas dan Berprestasi"

 "Membayang lembah curam disela gunung meninggi, serta padi berayun mendesau  ditiup angin yang menderu. Tanah airku  yang kaya raya, dengan pemandangan  alamnya. "Aku bersenandung lirih sambil kubuka hp dan laptopku.

"Bu ..hari ini kan Pelatihan Belajar Menulis OmJay, ngomong-ngomong pertemuan yang ke berapa ya" tanya suamiku bersemangat.

"Ke-5 Pak, sepertinya bapak sudah tidak sabar menyimak  resumenya yaa" jawabku sambil bercanda.

Dipertemuan ke-5 pada Pelatihan Belajar Menulis Om Jay, Hari Rabu 26 Januari 2022.

Narasumber        : Aam Nurhasanah, S.Pd

Moderator            : Dail Ma'ruf


Narasumber kali ini merupakan seorang Kepala Sekolah di SMPS MATHLA UL HIDAYAH CIPANAS (SMPS MAHIDA) di Cipanas Lebak. Hingga saat ini, Beliau telah melahirkan 41 buku karyanya sendiri. Beliau juga merupakan seorang penulis aktif di beberapa komunitas seperti Pengurus Kelas Belajar Menulis Gratis Omjay dan PGRI, Cakrawala Blogger, Yayasan Pusaka, dan lain sebagainya. Beliau pun telah mengantongi berbagai prestasi.

Buku antalogi "Semangat Menulis Bersama Bu Kanjeng" merupakan buku pertama beliau yang sangat berkesan dan bermakna. Inilah awal mula lahirnya buku solo/ perdana Beliau dan buku-buku berikutnya.

Beliau sebelum melahirkan buku solonya, merupakan seorang alumni Pelatihan Menulis bersama Omjay Gelombang Ke-12. Lalu Beliau memiliki kesempatan menjadi Moderator di Kelas Omjay dan Beliau menuangkan semua ilmunya menjadi buku solo yang ke-2

Kembali lagi ke tema yang diangkat pada malam hari ini "Menulis Membuatku Naik Kelas dan Berprestasi". Apa sih yang dimaksud Naik Kelas menurut Beliau? Jadi Naik Kelas yang dimaksud oleh Beliau adalah bagaimana kita berproses dari tidak tahu apa-apa dalam arti kata "dimulai dari Nol yaaa!" sampai bisa ke tempat atau tujuan yang lebih tinggi dari sebelumnya kita berpijak.

Motivasi merupakan kunci di setiap apapun yang kita ingin jalankan atau niatkan. Menulis memang bukan sesuatu yang menyulitkan hanya saja waktu dan tantangan itu yang kadang menyulitkan seseorang dalam melakukannya. Setiap pribadi diri sudah pasti memiliki bakat yang bisa diasah dan dilatih sejak dini. Fokuslah dengan apa yang sedang kita kerjakan saat ini, jangan sampai terputus di tengah jalan.

Jangan jadikan menulis sebagai beban tetapi jadikanlah sebagai kebutuhan yang harus kita penuhi dan lakukanlah dengan gairah atau passion yang terus memicu kita untuk berkarya.

Untuk melahirkan buku yang berkualitas dan berbobot tentunya kita harus mencari referensi, sering membaca, bahkan sekarang apapun dapat dengan mudah kita temukan dengan mengklik Google Scholar atau Academia

Bagaimana sih kita mengatur waktu nih supaya kegiatan menulis kita tidak mengganggu kegiatan atau kesibukan kita yang lain? Mudah saja tentunya dengan memilih dan memilah mana yang lebih penting. Kita juga bisa atur waktu tentunya, entah kegiatan menulis kita lakukan di malam hari atau siang hari. Boleh juga kita menggunakan Skala Prioritas.

Menulis yang mudah itu, lakukan dengan menulis Pentigraf (Cerpen Tiga Paragraf) tulislah hal-hal di sekitar kita, apa yang disukai, atau ide yang tiba-tiba terlintas di benak kita, anggaplah seperti kita menulis buku diary.

Menurut Beliau "Jika ingin mengenal dunia maka membacalah. Jika ingin dikenal dunia maka menulislah". Bahkan Beliau berkata, apa sih yang membuat ide kita tersumbat dan tidak terpikirkan hal-hal menraik untuk ditulis. Jawabannya ialah "Ibarat keran air, kita harus bis mencari penyumbat kenapa air tidak mengalir dengan lancar". 

"Wahh Pak, menari bukan tema yang di berikan pada malam ini?" tanyaku sambil menoleh ke arah suamiku. "Walah walah malah ketiduran ya Bapak" kataku sambil tertawa.

Tema malam ini begitu terkesan, banyak pelajaran bahkan kutipan-kutipan yang di berikan oleh Beliau. Satu yang menarik bagiku adalah "JANGAN menunggu waktu baru menulis, tetapi LUANGKANLAH waktu untuk menulis"

Komentar

  1. Maasyaa Allah semakin keren
    Saya malu selaku anak muda

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kebaikan datangnya dari Allah ,kalau keburukan datangnya dari saya sendiri Bunda Ovi yang baik hati

      Hapus
  2. Keren bunda tulisannya berbobot mantap luar biasa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih Bunda Imut Bu ketua kita ,selamat ya

      Hapus
  3. Nah...baca pentigraf Ibu, saya baru inget sesuatu. Tulisannya keren Bu, segar dan cair tanpa mengurangi esensi materi kita malam ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya Allah ,terima kasih Bunda Susi motivasinya

      Hapus
  4. Ada sentuhan fiksi di awal dam akhir resume. Keren bu. Semangat terus ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih Bu Aam mohon doanya semoga grup ini bisa menuntaskan resume sampai titik penghasilan.

      Hapus
  5. Keren..bunda...👍🏻👍🏻👍🏻

    BalasHapus
  6. Semangat bunda, untuk menggapai bintang mu di langit biru. 👍👍🎖️

    Silahkan bertamu, pintu rumah selalu terbuka

    https://layananankonseling.blogspot.com/2022/01/menulis-membuatku-naik-kelas-dan.html

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih motivasinya Pak ,siap mampir .

      Hapus

  7. Mantap.....bun, selalu keren.semangat!!

    BalasHapus

Posting Komentar